Salah satu aspek yang penting dalam mendidik anak adalah perilaku. Tanpa adanya perilaku yang baik seorang anak akan dengan mudah melakukan sesuatu yang dapat merugikan bagi orang lain. Hal tersebut mendasari pentingnya membentuk insan yang memiliki perilaku baik, akhlak atau budi pekerti yang baik pula.

Perilaku yang perlu ditingkatkan dalam mendidik anak adalah tanggung jawab. Menurut Fadlillah dan Khorida, tanggung jawab adalah sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, social, dan budaya), Negara dan Allah Yang Maha Esa.

Tanggung jawab adalah sebuah kewajiban atau tugas yang digunakan untuk menyelesaikan tugas-tugas yang wajib dipenuhi dengan mempunyai konsekuensi hukuman jika terjadi kegagalan. Sedangkan pengertian tanggung jawab belajar adalah perilaku atau sikap seseorang untuk melakukan tugas dan kewajibannya sebagai peserta didik di dalam belajar (baik di sekolah, di rumah, maupun di masyarakat) dengan sepenuh hati. Ketika anak sudah mempunyai tanggung jawab untuk belajar maka setiap kali diberikan tugas kepadanya akan bisa terselesaikan dengan tepat waktu dan baik tidak ada paksaan.

Ciri-ciri orang yang bertanggung jawab adalah selalu menyelesaikan pekerjaan yang telah ia mulai, tidak mudah menyerah dengan keadaan buruk yang menimpanya, tidak mengatakan itu bukanlah tugas atau pekerjaan saya, dan kata-kata bermuatan “tidak menyalahkan” lainnya. Hal ini berarti, tugas apapun yang diberikan kepadanya akan diterima dengan senang hati tanpa adanya unsur terpaksa.

Cara Menumbuhkan Tanggung Jawab

Menumbuhkan perilaku tanggung jawab tidak terlalu susah, hanya saja kebanyakan orang tua tidak mengerti atau kurang tepat dalam suatu metode sehingga usahanya kurang maksimal atau kurang berhasil. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab.

  • Memberi Kepercayaan

Cara pertama yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan tanggung jawab adalah memberikan kepercayaan pada anak. Memberikan kepercayaan yang lebih kepada mereka dapat menumbuhkan tanggung jawab dalam diri anak. Orang-orang yang diberi kepercayaan sebenarnya memberikan efek kepada kondisi psikologisnya.

  • Membiarkan Melakukan Kesalahan

Sebagian orang tua takut ketika anaknya melakukan kesalahan serta berharap mereka tidak melakukan kesalahan sekalipun. Padahal banyak sekali pelajaran yang dapat dipetik dari kesalahan-kesalahan yang diperbuat. Seperti kata pepatah yang sudah sering didengar “Pengalaman adalah guru terbaik”. Kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan oleh anak akan mengajarkan mereka untuk lebih berhati-hati di dalam melakukan sesuatu. Banyaknya kegagalan atau kesalahan yang disebabkan oleh kurangnya perilaku tanggung jawab pada diri seseorang serta melalui kesalahan-kesalahan itu menjadikan seseorang akan belajar lebih hati-hati, bertanggung jawab, serta disiplin.

  • Membiarkan Melakukan Pengambilan Keputusan Sendiri

Sebagai orang tua tentu menginginkan yang terbaik untuk anak, termasuk memilihkan sekolah atau keputusan-keputusan yang terpenting dalam hidup mereka. Namun ada baiknya orang tua tidak terlalu otoriter dalam hal ini. Sesekali orang tua harus memberikan keleluasaan bagi anak di dalam menentukan sebuah pilihan. Keleluasaan di sini bukan berarti anak dapat melakukan apa saja melainkan berkaitan dengan keputusan yang diambil di dalam ranah yang positif. Selain itu manfaat memberikan peluang bagi anak adalah agar mereka tidak dapat menyalahkan siapapun tentang apa yang mereka pilih sehingga pada akhirnya tidak sesuai dengan keinginannya. Dengan begitu mereka akan lebih bertanggung jawab dengan apa yang dipilihnya sendiri.

Les Privat Untuk Meningkatkan Tanggung Jawab

Langkah-langkah tersebut dapat diatasi juga dengan memberikan les privat kepada anak-anak. Keberadaan guru bimbingan belajar yang langsung datang menemui tentu dapat semakin meningkatkan tanggung jawab yang dimiliki anak. Anak tidak lagi mengerjakan PR di sekolah atau dengan cara yang kurang baik yaitu mencontek. Anak akan menjadi lebih bertanggung jawab dengan dirinya sendiri dan tugas-tugas yang diberikan untuknya.