Dewasa ini kemajuan bidang teknologi begitu pesat. Berkat hal tersebut manusia dapat membuat alat yang canggih untuk memudahkan mereka dalam menjalani kehidupan di dunia ini salah satunya adalah komunikasi. Tidak seperti zaman dulu yang harus berkirim surat sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk berkomunikasi dengan seseorang dalam jarak yang jauh, saat ini mudah sekali dilakukan hanya dengan berbekal gadget atau smartphone di tangan.

Gadget adalah perangkat elektronik yang mempunyai kegunaan serta fungsi yang beragam. Saat ini gadget memang sudah jadi bagian dari kehidupan, atau bahkan gaya hidup orang kebanyakan. Berbagai jenis gadget ada banyak di pasaran seperti laptop, telepon seluler, smartphone, tablet, dan lain sebagainya. Manfaat dari gadget juga sudah diketahui oleh manusia seperti merekam video, memutar video, mengakses internet, dan lain-lain.

Gadget jadi bagian integral dari telekomunikasi di zaman modern. Jika melihat dari beberapa Negara, lebih dari setengah penduduknya memakai gadget serta memiliki pasar yang berkembang pesat. Menurut WHO diperkirakan sebanyak 6,9 miliar manusia menggunakan gadget. Sedangkan menurut data yang berasal dari kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia menyatakan bahwa jumlah HP di Indonesia yang beredar mencapai 240 juta unit, melebihi jumlah penduduk Indonesia yang berjumlah 237 juta jiwa berdasarkan sensus penduduk.

Dampak Buruk Gadget

Meskipun memiliki banyak keuntungan, namun gadget ternyata juga memiliki dampak negative, terutama bagi siswa. Beberapa hal berikut adalah dampak negatif dari penggunaan gadget, amtara lain   :

  • Konsenstrasi Menurun

Siswa akan mengalami konsentrasi dalam belajar. Selain itu anak juga akan tidak peduli dengan lingkungan sekitar. Anak lebih suka berimajinasi seperti tokoh-tokoh yang seringkali dimainkan via gadget.

  • Malas Membaca dan Menulis

Keberadaan gadget membuat anak malas membaca dan menulis. Melalui perangkat ini, aktivitas menulis jadi sesuatu yang sangat mudah dilakukan, ini tentu saja dapat mempengaruhi keterampilan menulis anak. Tidak hanya itu, perangkat visual pun terlihat menggoda dan menarik, hal ini dikarenakan akan bisa memperlihatkan sesuai dengan kenyataan. Dampaknya anak-anak jadi malas dalam membaca.

  • Memiliki Penurunan dalam Kemampuan Bersosialisasi

Anak menjadi tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya dan kurang memahami etika bersosialisasi.

  • Menurunkan Prestasi Belajar

Gadget bisa menimbulkan dampak negative terhadap prestasi belajar para siswa. Hal tersebut disebabkan karena penyalahgunaan handphone oleh para pelajar sehingga membuat prestasi mereka menurun. Siswa yang awalnya rajin justru ketika mendapatkan kesempatan untuk bermain handphone menjadi bodoh dan malas. Selain itu handphone juga terkadang dijadikan sarana untuk menyontek pada saat ujian.

Cara Mengatasi Kecanduan Gadget

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar anak tidak lagi kecanduan gadget, antara lain :

  • Membatasi Penggunaan Gadget

Sebagai orang tua, cara yang dapat dilakukan adalah dengan membatasi penggunaan gadget pada anak, mengatur kembali kapan dan di mana anak dperbolehkan main gadget sehingga penggunaannya akan terbatas.

  • Bersikap Tegas

Orang tua harus bersikap tegas apabila ingin anaknya terhindar dari kecanduan gadget, terutama dalam menerapkan peraturan yang baru. Jangan sampai iba dengan keinginan mereka untuk bermain gadget. Anak membutuhkan waktu yang lama untuk mengurangi waktu bermai gadget apabila jika sudah terbiasa melakukanya, jadi berusahalah untuk melakukannya secara perlahan.

Les Privat Untuk Mengatasi Kecanduan Gadget

Langkah-langkah tersebut dapat diatasi juga dengan memberikan les privat kepada anak-anak. Keberadaan guru bimbingan belajar yang langsung datang menemui tentu dapat menjauhkan anak-anak dari gadget dan menjadi penyebab mereka mau belajar dan tidak malas. Selain itu, anak-anak jadi lebih terkontrol dan dapat semakin mempermudah dalam memperbaiki nilai akademiknya yang sebelumnya kurang karena terlalu banyak bermain gadget.